“sayang yg hanya disayangkan”
Sayang itu..
Waktu aku ada rasa itu untuk kamu..
Lalu bilang dalam hati ‘jangan tinggalkan aku’.
Sayang itu..
Waktu aku bahagia tau kamu tertawa lepas..
Apa lagi jika tawa itu karena aku..
Sayang itu..
Waktu aku mencoba mengerti kamu.
Biar itu sulitnya bukan main.
Sayang itu..
Waktu aku memaafkan semua kesalahan kamu.
Biar salahmu menyakiti aku! Sangat!
Sayang itu..
Ketika aku diam pada waktu aku cemburu..
Biar hati ku sebenarnya berteriak meminta pengertianmu.
Sayang itu..
Ketika aku marah karena kuatir akan keadaan kamu!
Bukan marah karena kamu terlambat membalas inboxku!
Sayang itu..
Waktu aku tersenyum ketika kamu tak membalas sms ku.
Lalu menelpon mencoba meminta penjelasan kamu.
Bukan marah karena tak di perhatikan!
Sungguh..
Sayang itu ketika aku mulai mengerti kamu.
Ketika aku menghilangkan curiga dan prasangka burukku.
Ketika aku mencoba tersenyum pada saat cemburu.
Dan pada saat aku menghargai segala usaha kamu.
Sayang itu..
Waktu aku belajar menjadi dewasa,
dan belajar untuk memahami kamu.
Ketika aku belajar tak egois lagi,
dan mencoba menghilangkan semua pemikiran negatif,
yg mungkin akan kamu lakukan diluar sana!
Sayangku ini..
Akan terus merangkulmu dan mensupport kamu..
Agar nanti..
Kita bisa sukses dan hidup bahagia bersama selamanya.. Berdua..
Aku kamu dan hidup kita!
Jika aku jodoh terbaikmu..yg tertulis di lauhul mahfuz.
Aku akan belajar menjadi suami yg mengerti kamu..
Menerima kamu apa adanya..
Karena kamu..
Patut mendapatkan yg terbaik buat hidupmu..
Dan aku mau itu adalah aku!
Lelaki yang akan terus setia bersama kamu!
Tapi kini hehhh....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar